Tampilkan postingan dengan label Jihad. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jihad. Tampilkan semua postingan

Rabu, 25 Maret 2015

Syarat - Syarat Mengikuti Jihad

A. Syarat Jihad

Semua bentuk ibadah dalam agama Islam telah ditetapkan syarat-syaratnya. Tidak semua orang disyariatkan untuk melakukan ibadah tersebut. Shalat, zakat, puasa, haji dan berbagai ritual dalam syariah, ada syarat-syarat yang harus dipenuhi, agar ibadah itu menjadi sah hukumnya dan diterima Allah SWT. Jihad fi sabilillah juga merupakan sebuah bentuk ibadah kepada Allah yang sangat tinggi nilainya. Tidak semua orang diberi kesempatan untuk melaksanakannya.Dan untuk itu, para ulama, berdasarkan ayat dan hadits nabawi yang shahih, telah mengumpulkan dan menyusun syarat-syarat yang telah Allah tetapkan menjadi sebagai berikut : 

MATI SYAHID DI DALAM ISLAM

jenis-jenis mati syahid, cara mati syahid, mati saat jihad, orang yang mati syahid



Imam Nawawiy dalam kitab Syarah Shahih Muslim menyatakan, bahwa syahiid itu terbagi menjadi tiga macam.

Pertama, syahid dunia dan akherat
yaitu, orang yang gugur di dalam peperangan melawan kaum kafir disebabkan karena terbunuh. Orang semacam ini dihukumi sebagai syuhada’ yang akan memperoleh pahala di akherat dan dihukumi syahid dunia, yakni jenazahnya tidak dimandikan dan disholatkan. Ia dikuburkan bersama dengan pakaian dan darah yang melekat di badannya.

Adapun kemuliaan mati syahid seperti dijelaskan dalam Al Qur'an dan Al Hadist adalah sebagai berikut,

Selasa, 20 Agustus 2013

I'm Moslem and I'm not a terorrist! (part 2)

"Seribu kali kebohongan maka hasilnya adalah kebenaran”, pepatah ini tepat untuk menjelaskan upaya-upaya sebagian orang untuk mendaur ulang pengertian jihad. Jihad selalu didekatkan dengan tindakan terorisme, jihad sama dengan tindakan kekerasan, jihad identik dengan usaha merusak tanpa pandang bulu.Ada juga jihad dengan arti usaha keseharian mencari nafkah dengan sungguh-sungguh juga termasuk jihad, jihad melawan korupsi, jihad dalam menuntut ilmu, bekerja keras, disiplin, mengekang hawa nafsu dan makna-makna lain yang menyimpang dari makna hakikinya (syara’).

Minggu, 21 Juli 2013

I'm Moslem an I'm not a Terorrist (part 1)


Akhir-akhir ini umat islam sering dikait-kaitkan dengan teroris. Dunia anti islam menganggap islam itu agama yang cinta kekerasan, tidak menghargai HAM, menggunakan segala cara untuk membunuh semua orang yang dianggap umat islam "KAFIR". Banyak sekarang media barat yang memberitakan dengan bom bunuh diri, pemberontakan bersenjata, serangan terhadap pasukan pemerintah, dan pasti pikiran mereka segera meluncur ke umat muslim radikalis. Entah, itu sudah diarahkan oleh media atau memang pikiran kita sudah terpengaruh dari lingkungan sekitar bahwa "Islam itu sarang teroris".